Brace Untuk Cerebral Palsy

Brace Untuk Cerebral Palsy

brace-cp1

Seorang anak penyandang Cerebral Palsy (ACP) sering kali juga mengalami pembengkokan tulang punggung atau disebut skoliosis. Banyak hal yang menyebabkan seorang ACP bisa mengalami skoliosis. Seorang ACP yang belum bisa duduk sendiri otomatis sebagian besar waktunya dilewati dalam posisi berbaring. Untuk bergerak mereka mengikuti pola gerak masing2 sesuai instingnya. Banyak ditemui ACP yang mempunyai pola gerak hanya ke satu arah saja yaitu kanan atau kiri. Begitu pula ACP yang mempunyai kemampuan untuk berguling hanya berguling ke satu arah saja. Pola gerak yang “tidak seimbang” dan berlangsung lama akan menyebabkan perkembangan otot yang tidak seimbang antara sebelah kanan dan kiri. Ketidak-seimbangan ini juga berpengaruh terhadap pertumbuhan tulang punggung sehingga bisa menyebabkan tulang punggung tumbuh tidak lurus atau bengkok.

brace-cp2

Namun demikian skoliosis memang bisa terjadi pada seseorang yang bukan penyandang Cerebral Palsy. Banyak hal yang menjadi penyebab skoliosis pada seseorang. Faktor genetik disebut sebagai salah satu penyebab terjadinya skoliosis. Ada juga faktor kongenital yang menyerang seorang bayi di dalam kandungan. Satu faktor lainnya tentu saja faktor degeneratif yang menimpa orang dewasa yang mengalami kerusakan otot dan jaringan lainnya. Faktor ini berjalan seiring usia dan berlangsung secara perlahan.

brace-cp3

Skoliosis pada ACP bisa dicegah dengan terapi yang baik. Pada umumnya terapi pada ACP dimulai dengan terapi untuk melatih postural. Postural yang baik akan berpengaruh terhadap terapi motorik, wicara, sensori dan lain-lain. Postural yang baik juga berfungsi untuk mengurangi gangguan pernapasan yang umumnya juga dialami ACP. Jika latihan postural dianggap kurang berhasil mengatasi gejala skoliosis, seringkali dokter menyarankan seorang ACP untuk menggunakan alat bantu. Brace untuk anak cerebral palsy diperlukan manakala mulai terlihat tanda perkembangan tulang punggung mengarah skoliosis. Cara kerja brace hampir sama dengan ankle foot orthotis (AFO) yang lebih umum dikenal. Pembuatan brace juga harus dilakukan oleh seorang tenaga Orthotis Prosthetis yang baik. Waktu penggunaan brace sehari-hari tergantung juga dari kondisi ACP yang menggunakannya. Semakin parah gejala skoliosis seorang ACP maka semakin lama durasi pemakaian brace dalam sehari.

Facebook Comments
Share Button

4 thoughts on “Brace Untuk Cerebral Palsy”

  1. trimakasih atas balasan informasinya, tindak lanjut nya bagaimana caranya bila saya ingin ikut bergabung. Mengingat untuk kebaikan masa depan anak saya.

    trimakasih

  2. Saya sangat tertarik dengan Yayasan rumah cerebral Palsy, sehubungan dengan anak kedua saya mengalami CP, semoga Yayasan tersebut dapat menjadi contoh, juga dapat membawa pengaruh positif pada Ortu dari anak yang terkena CP, amat sangat berguna. Saya ingin ikut join, namun anak saya masih bayi berumur 17 bulan. apakah anak bayi bisa ikut serta juga,sehubungan yang saya lihat amati masih diperuntukkan untuk anak-anak.

    1. Pelatihan home therapy sejatinya diperuntukkan untuk orang tua yang mempunyai ACP terutama yang masih kecil. Alasannya karena semakin dini penanganan ACP akan semakin baik hasilnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *