Dukacita Untuk Tedy

Dukacita Untuk Tedy

tedi

Selama tiga hari terakhir yayasan Rumah Cerebral Palsy (RCP) mengadakan kegiatan penggalangan dana untuk pengobatan Tedy. Selama itu pula bantuan terus mengalir dari berbagai kalangan. Hingga bantuan tahap pertama diserahkan oleh pihak RCP kepada keluarga Tedy pada tanggal 9 juni kemarin. Namun tak lama setelah bantuan diberikan kepada keluarga Tedy, RCP mendapat kabar tentang meninggalnya Tedy. Bertempat di ruang ICU RSUD Bekasi, Tedy meninggal dunia pada pukul 17.50 setelah mendapatkan perawatan intensif selama beberapa hari.

Tedy Adhadiyanto lahir di Bekasi pada tanggal 16 November 2010. Putra dari pasangan bapak Teguh Suparyanto dan ibu Devi Rosita. Tedy adalah salah seorang anak penyandang Cerebral Palsy yang mengikuti program pelatihan Home Therapy (terapi mandiri) yang diadakan oleh Rumah Cerebral Palsy. Perkenalan dengan Tedy terjadi pada saat pembukaan pelatihan home therapy di Keanna Center pada tanggal 24 Mei lalu. Masalah kesehatan yang paling utama dialami oleh Tedy adalah kejang. Dan hal ini pula yang dialami Tedy sesaat sebelum terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit. Kondisi darurat memaksa pihak orang tua harus membawa Tedy ke rumah sakit swasta. Ketika harus mendapatkan perawatan intensif di ICU maka orang tua berusaha memindahkannya ke RSUD Bekasi. Namun karena belum mendapatkan ruangan yang kosong terpaksa Tedy belum bisa dipindahkan. Hal inilah yang membuat jumlah biaya pengobatan yang membengkak. Pemindahan ke rumah sakit negeri sedikit banyak bisa mengurangi beban yang harus ditanggung oleh keluarga. Namun usaha maksimal yang telah dilakukan tak mampu membuat Tedy bertahan. Tedy akhirnya meninggal dunia dengan menyisakan kesedihan bagi kedua orang tua dan juga semua pihak yang telah berusaha membantunya dengan tulus.

Pada kesempatan ini Yayasan Rumah Cerebral Palsy menyampaikan rasa dukacita untuk Tedy. Tak lupa juga ungkapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Tedy Adhadiyanto. Semoga Tedy ditempatkan disisi-NYA dan keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kesabaran dan ketabahan. Amiin.

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un

dukacita-teddy

Facebook Comments
Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *