Gathering RCP di Kebun Raya Bogor

Gathering RCP di Kebun Raya Bogor

Gathering RCP di Kebun Raya Bogor telah berlangsung pada tanggal 26 Februari 2017. Sebuah acara yang terlaksana atas kerjasama komunitas Cahaya, Agrapana dan tentunya yayasan Rumah Cerebral Palsy. Acara ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada ACP beserta keluarga untuk rekreasi dan bermain diluar ruangan. Manfaat lain adalah semakin terciptanya kebersamaan yang erat antar keluarga ACP. Apalagi pada acara kali ini RCP juga mengundang teman2 dari wilayah Jabodetabek dan Bandung. Peserta dari Jakarta didominasi keluarga ACP grup RSCM dan RS Fatmawati serta keluarga ACP yang datang sendiri-sendiri. Penyelenggara menargetkan jumlah peserta ACP 150 orang dengan rata-rata dua pendamping sehingga totalnya 450 orang. Dan ternyata jumlah peserta yang hadir tercatat sejumlah 503 peserta diluar penyelenggara.

Cuaca kota Bogor cerah selama kegiatan berlangsung menghilangkan kekhawatiran pihak penyelenggara sebelumnya pada cuaca akhir2 ini yang sering hujan. Acara yang dipandu oleh Nico Oliver dimulai dengan sambutan dari pihak yayasan Rumah Cerebral Palsy oleh Ibu Iis R Soelaeman, dari komunitas Cahaya oleh Ibu Candra Widanarko. Sebagaimana diberitahukan pada undangan sebelumnya bahwa acara gathering RCP di kebun raya bogor diisi dengan kegiatan mendongeng oleh Kak Ario, bernyanyi bersama Kak Reda Gaudiamo serta permainan untuk ACP.

Kegiatan mendongeng yang dipandu oleh Kak Ario begitu menarik minat anak-anak. Dengan gayanya yang lucu Kak Ario berhasil menghibur anak-anak bahkan mengajak mereka untuk berinteraksi selama mendongeng. Cerita yang dibawakan juga berisi pesan-pesan pendidikan bagi anak-anak. Diakhir acara mendongeng keseruan semakin bertambah dengan adanya pembagian hadiah yang diberikan kepada anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan dari Kak Ario.

Kak Reda menjadi pusat perhatian selanjutnya dengan menghibur seluruh peserta yang hadir dengan membawakan lagu-lagu anak. Bermodal gitar akustik Kak Reda membuat peserta melupakan sejenak rasa lapar sambil menunggu datangnya waktu makan siang. Bagi sebagian orang mungkin agak menyangsikan jika ACP bisa menikmati lantunan musik. Padahal sebenarnya ada sebagian ACP yang justru memiliki apresiasi yang baik saat mendengarkan musik.

Kegiatan lain yang tak kalah seru adalah permainan lomba memindahkan bola kedalam keranjang. Sebuah permainan yang teramat sederhana jika dilakukan oleh anak-anak pada umumnya. Namun bagi seorang ACP akan menghadapi banyak kesulitan untuk melakukannya. Tidak semua ACP dapat mengikuti permainan ini dengan alasan kondisi yang tidak memungkinkan. Hanya ACP yang minimal bisa ditatah yang bisa mengikuti permainan memindahkan bola ini. Mendapat hadiah dari permainan ini memang sangat membanggakan tetapi kegembiraan yang didapat manakala berhasil menyelesaikan sebuah permainan sungguh tak ternilai harganya.

Seperti pada beberapa acara sebelumnya yang diselenggarakan oleh RCP, salahsatu acara favorit orang tua ACP adalah sesi tanya-jawab bersama expert dari berbagai bidang yang terkait dalam penangan Cerebral Palsy. Kali ini pakar yang hadir adalah Dr. Luh K.Wahyuni SpKFR-K bersama Dr Setyo Handryastuti, SpAK. Nama pertama adalah sosok yang sangat dikenal dikalangan orang tua ACP terutama yang tinggal di wilayah Jabodetabek. Pertanyaan seputar penanganan ACP dengan berbagai macam persoalan seolah tak pernah ada habisnya. Maklum saja, sebagaimana dinyatakan oleh dokter Luh bahwa kondisi setiap ACP itu tidak ada yang persis sama. Walaupun dari luar tampak sama tetapi jika kerusakan otak yang dialami oleh ACP berbeda lokasinya maka kondisi dan penangan selanjutnya bisa jadi berbeda. Mengetahui pembicara yang hadir adalah seseorang yang ahli dalam penanganan Cerebral Palsy membuat seluruh peserta berebut untuk mengajukan pertanyaan seputar kondisi yang dialami anaknya masing-masing. Bahkan hingga sesi tanya-jawab akan berakhir masih saja ada orang tua yang masih penasaran untuk mengajukan pertanyaan.

Satu hal lagi yang menjadi sorotan pada acara gathering RCP di kebun raya bogor kali ini adalah hadirnya teman-teman dari kota Bandung. Kehadiran teman-teman dari Bandung sungguh menggembirakan semua pihak. Sejak pemberitahuan pertama tentang akan diadakannya kegiatan ini, teman-teman dari bandung menyambutnya dengan antusias. Dengan pakaian yang didominasi warna merah, warna “dress code” kegiatan kali ini, teman2 dari Bandung yang selama ini hanya berinteraksi melalui media sosial bisa bertatap muka langsung dengan orang tua ACP dari Jabodetabek.

Keseluruhan acara berakhir pukul 14.oo dengan menyisakan kegembiraan bagi para peserta gathering RCP di kebun raya bogor. Berakhirnya gathering ini tidak serta merta mengakhiri agenda besar yang digagas penyelenggara. Gathering kali ini adalah langkah awal komunitas Cahaya bersama yayasan RCP untuk memberikan edukasi kepada masyarakat luas serta kampanye “Peduli Cerebral Palsy”. Disamping kegiatan yang melibatkan peserta dari keluarga Cerebral Palsy, penyelenggara juga mengadakan konfrensi pers dengan mengundang pihak media massa. Kampanye “peduli cerebral palsy” melalui dunia maya juga menjadi hal yang tidak diabaikan. Gabungan kegiatan nyata dan edukasi didunia maya melalui berbagai sarananya diharapkan mampu memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat luas tentang Cerebral Palsy.

Yayasan Rumah Cerebral Palsy bersama komunitas Cahaya tak lupa mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada pihak-pihak yang telah berpartisipasi sehingga gathering RCP di kebun raya bogor bisa terlaksana dengan baik, yaitu :

  • Home Schooling Persada
  • PT Wika
  • Sekolah Embun Pagi
  • Cussons
  • Kodomo
  • Orang Tua Group

This slideshow requires JavaScript.

Facebook Comments
Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *