Meningitis Dan Disabilitas

Meningitis dan disabilitas

penyebab-meningitis

Disebuah klinik tumbuh kembang saya (admin) berjumpa seorang Ibu yang sedang mengantarkan anaknya terapi. Hanafi, nama sang anak tersebut divonis mengalami sakit meningitis. Sebenarnya Hanafi lahir dengan kondisi normal dan mengalami tumbuh kembang normal hingga usia menjelang dua tahun. Suatu ketika dia mengalami sakit hingga kejang sampai harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Selepas dari berbagai tindakan medis yang dijalaninya, Hanafi kini mengalami gangguan tumbuh kembang. Kemampuan tumbuh kembang yang semula dimilikinya seolah hilang tiada bekas. Kemampuan jalan, berbicara dan berbagai keterampilan lainnya kini harus kembali dilakukannya seolah memulai dari bayi. Tangan dan kakinya terlihat mengalami spastik seperti kondisi yang dialami oleh banyak anak penyandang Cerebral Palsy.

Meningitis merupakan penyakit infeksi yang menyerang selaput pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang. Pada umumnya disebabkan oleh bakteri atau virus. Diagnosa meningitis di laboratorium ditegakkan dengan pemeriksaan cairan otak yang diambil dari tulang belakang Cerebro Spinalis Fluid. Adanya bakteri yang ditemukan dalam cairan tersebut merupakan indikasi kuat seseorang mengalami meningitis. Bakteri yang biasanya ditemukan adalah Neisseria Meningitidis dan Streptococcus Pneumoniae. Meningitis bisa menyerang manusia hampir pada semua golongan umur. Namun serangan terbanyak dialami oleh bayi, anak balita dan remaja. Infeksi meningitis seringkali disertai kondisi lanjutan Sepsis / Septikemia yaitu kondisi infeksi bakteri dalam darah yang telah menyerang ke seluruh tubuh.

Banyak pasien yang berhasil lepas dari serangan meningitis ini tanpa mengalami efek jangka panjang. Sebagian penderita meningitis menjalani sisa hidup dengan kondisi disabilitas. Sebagian lainnya bertahan namun dengan penurunan kualitas hidup. Disabilitas yang dialami seseorang yang terkena meningitis bisa berupa kondisi spastik, lumpuh layu dan gejala lainnya. Fakta seperti ini seringkali membuat beberapa ahli mengatakan bahwa salah satu penyebab Cerebral Palsy adalah penyakit meningitis. Setidaknya meningitis dan disabilitas adalah dua hal yang berkaitan erat. Hal ini bisa dilihat terutama pada kelompok bayi yang mendapat serangan meningitis dan harus menjalani terapi sepanjang hidupnya.

Facebook Comments
Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *