Operasi Untuk Cerebral Palsy

Operasi Untuk Cerebral Palsy

subluksasi

Operasi atau pembedahan sejatinya bukan merupakan pilihan untuk penanganan cerebral palsy. Penanganan dengan invasi minimal atau intervensi biasanya lebih menjadi pilihan seperti terapi, pemberian obat-obatan, penggunaan alat bantu dan lain-lain. Operasi juga tak mampu mengobati kerusakan yang diakibatkan oleh cerebral palsy.
Namun demikian seringkali operasi menjadi pilihan yang tidak bisa dihindarkan. Operasi atau pembedahan diperlukan dalam keadaan seperti mengurangi rasa sakit, membantu proses terapi mencapai tingkat maksimal.


Operasi tidak dianjurkan untuk semua orang dan semua kondisi

Operasi bisa dikatakan “ideal” bagi seorang penyandang cerebral palsy tergantung pada kondisi orang tersebut. Kondisi yang belum tentu sesuai dengan orang lain dan kondisi lainnya. Umumnya pertimbangan melakukan tindakan operasi berdasarkan kesehatannya, partisipasi keluarga, dan berlanjutnya keikut-sertaan pasien dalam terapi setelah operasi dilakukan. Maksudnya jangan sampai operasi yang dilakukan malah menghentikan program terapi yang sebelumnya telah dijalani.
Operasi dilakukan jika hasilnya dianggap lebih menguntungkan dibandingkan resiko yang diakibatkannya. Operasi selalu dianjurkan setelah tak ada lagi alternative pengobatan lain yang bisa dilakukan. Operasi juga dilakukan dengan mengurangi potensi komplikasi yang serius dan invasi yang seminimal mungkin. Resiko yang mungkin timbul dari tindakan operasi ini diantaranya perdarahan, infeksi dan kehilangan fungsi tubuh. Tak jarang operasi dilakukan lebih dari sekali karena berbagai alasan. Resiko tindakan operasi memang demikian berat namun juga harus dipertimbangkan saat resiko jika operasi tidak dilakukan. Hal inilah yang membuat keputusan untuk melakukan operasi harus benar2 dilakukan sebaik mungkin.

Operasi yang biasa dilakukan pada cerebral palsy :

– Operasi gastroenterology (saluran pencernaan)
– Operasi koreksi untuk pendengaran
– Operasi yang berhubungan dengan pengobatan
– Operasi orthopedic (tulang)
– Operasi syaraf
– Operasi koreksi penglihatan


Tanyakan hal ini saat dokter menyarankan tindakan operasi.

Sangat penting bagi orang tua untuk berdiskusi dengan dokter sebelum memutuskan tindakan operasi untuk cerebral palsy. Tanyakan tujuan operasi, hasil yang diharapkan, resiko tindakan, efek yang timbul dan rehabilitasi setelah tindakan operasi.
Daftar pertanyaan yang bisa diajukan :
Pertanyaan umum :
– Apa tujuan yang ingin dicapai dengan operasi ?
– Apakah operasi memang dibutuhkan atau ada opsi lain untuk dilakukan ?
– Apa resiko yang bisa timbul dari tindakan operasi ?
– Apa resiko jika tidak dilakukan tindakan operasi ?
– Apa ada kemungkinan kondisi anak lebih buruk ?
– Apakah kesuksesan operasi tergantung dari program rehabilitasi pasca operasi ?
– Kapan waktu terbaik untuk tindakan ini ? Mengapa?
– Apa jadinya jika operasi ditunda ?
– Apakah ada tindakan lain yang invasi-nya lebih sedikit yang bisa dipertimbangkan ?

Pertanyaan seputar prosedur operasi :
– Apa yang harus dipersiapkan untuk operasi ?
– Bagaimana operasi dikatakan berhasil ?
– Berapa lama waktu pemulihan pasca operasi ?
– Apa hasil yang diharapkan setelah operasi ?
– Apakah diperlukan alat bantu setelah operasi dilakukan ?
– Perawatan seperti apa yang dilakukan pasca operasi ?
– Apa komplikasi yang mungkin timbul di masa mendatang ?

Tentu saja hal penting lain yang harus dilakukan sebelum menentukan tindakan operasi adalah dengan mencari second opinion. Hal ini akan membuat pertimbangan yang kita buat lebih mantap. Selalu ada dokter yang lebih mempertimbangkan resiko terburuk untuk dilakukan operasi bagi pasien. Serta menyarankan untuk tidak dilakukannya tindakan operasi tersebut. Namun ada juga dokter dengan pandangan lain yang mempunyai pertimbangan tindakan operasi akan memberikan dukungan lebih baik bagi tumbuh kembang pasien khususnya pasien cerebral palsy. Kegagalan pasca dilakukannya operasi sering membuat orang tua menyalahkan diri sendiri karena tidak mempertimbangkan segala sesuatu dengan baik sebelumnya.

*Sumber dari cerebralpalsy.org dengan terjemahan bebas.

Facebook Comments
Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *