Peranan Nutrisi pada Anak Cerebral Palsy

Narasumber : Dr. Yoga Devaera, SpA(K)
Dokter umum 1996 Dokter spesíalis anak 2006 Dokter spesialis anak Konsuîtan 2012
Staf Divìsi Nutrisi dan Penyakit Meta’bolìk FKUI RSCM
Ketua Unit Kerja Nutrisì dan Penyakit Metabofik IDAI Jaya
Peranan Nutrisi pada Anak Cerebral Palsy
Disampaikan pada seminar Jakarta Peduli Cerebral Palsy yang diselenggarakan pada tanggal 08 Februari 2014.

Peranan nutrisi untuk anak Cerebral Palsy

NUTRISI

  • Makronutrien :
  • – Karbohidrat
    – Lemak
    – Protein

  • Mikronutrien :

– Vitamin
– Mineral
– Trace elemen

  • MAKRONUTRIEN:
  • – Diperlukan dalam jumìah besar
    – Merupakan Sumber tenaga
    – Merupakan cadangan energy
    – Protein sebagai zat pembangun Otot dan memiliki fungsi penting lainnya
    – Kekurangan -> kurus
    – Keiebihan -> gemuk

    Kurus atau gemuk?
    – Berat badan ideal tidak dipengaruhi usia
    – Barat badan ideal berdasarkan tínggi badan
    – Kurva pertumbuhan WHO 2006 atau CDC 2000

  • MIKRONUTRIEN

– Díperlukan dalam jumlah kecíl
– Vitamin dan mineral
– Tidak mengandung energy
– Díperlukan untuk berbagai fungsi enzim dan kofaktor
– Kekurangan -> penyakit atau gangguan fungsi organ
– Kelebihan -> gejala toksisitas / keracunan

DAMPAK MALNUTRISI
– Kekuatan otot menurun
– Otot pernapasan: Mudah pneumonia karena batuk tidak efektif
– Otot jantung: Mudah terjadi gagal jantung karena kapasitas keria jantung yang menurun
– Daya tahan terhadap infeksi menurun
– Penyembuhan luka terhambat
– Iritabel, apathy, interaksi sosial menurun

perbaíkan gizi akan meníngkatkan fungsí motorik anak Cerebral Palsy dan perbaìkan refluks

MASALAH NUTRISI

  • Defisiensí kalorí protein secara umum karena kesulìtan makan (oropharygeal dysphagia)
  • Defisìensì nutrìen khusus: – Kalsium, – Vitamin D, – Zat Besi
  • Masalah medis terkait :Refluks gastro-esofagus

TATA LAKSANA NUTRISI
Penilaian –> Kebutuhan –> Feeding route –> Jenis makanan –> Monitoring

PENILAIAN MASALAH
• Kebiasaan makan : lama dan tekstur makan
• Gangguan menelan dan mengunyah
• Muntah berulang
• Konstipasi

PENILAIAN STATUS GIZI

  1. Klinis
  2. Antropometris:
    • Berat badan
    • Panjang badan : knee hight, Upper arm length
    • Lingkar lengan : LILA, Triceps skinfold thickness
  3. Grafik pertumbuhan :
  • WHO 2006
  • CDC 2000
  • Kurva CP

STATUS GIZI
Gizi buruk –> Gizi kurang –> Gizi baik –> Gizi lebih –> Obesitas

PENENTUAN KEBUTUHAN
RDA
• Lebih rendah –> kebutuhan rendah
• Lebih tinggi bila anak spastic dan gerakan involunter sering.

Facebook Comments
Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *