Rumah Cerebral Palsy On Air

Rumah Cerebral Palsy On Air

IMG_20150827_073616

Salah satu kegiatan Rumah Cerebral Palsy (RCP) adalah memberikan edukasi bagi masyarakat luas tentang Cerebral Palsy. Media yang paling banyak diakses masyarakat saat ini tentu saja adalah televisi. Pada tanggal 27 Agustus 2015 yang lalu RCP berkesempatan mengisi acara secara on air di Jak TV. RCP diwakili oleh Ibu Nurhayati Ambarwati yang lebih dikenal dengan nama Noi Ambar bersama putrinya Nabila. Berikut adalah catatan beliau sebagai review dari kegiatan tersebut.

Pencegahan dan penanganan Cerebral Palsy pada anak.

Menyambut Hari World CP Day yang jatuh pada tanggal 7 Oktober 2015, kami senang dapat kesempatan untuk mensosialisasikan Cerebral Palsy di Jack TV pada acara Kinanti (Kisah Ibu dan Buah Hati), hari kamis tanggal 27
agustus 2015. Secara umum memang dapat dikatakan Cerebral Palsy adalah kondisi yang merupakan dampak dari adanya kerusakan susunan syaraf otak yang disebabkan infeksi pada janin, masalah saat sang ibu hamil, atau kurangnya suplai oksigen ke otak janin.

Penyebab Cerebral Palsy dapat dibagi 3 periode yaitu :

1) PRANATAL masa sebelum kelahiran / kehamilan:
a) Malformasi kongenital.
b) Infeksi dalam kandungan yang dapat menyebabkan kelainan janin (misalnya; rubella, toksoplamosis, sitomegalo virus, atau infeksi virus lainnya).
c) Radiasi.
d) Tok gravidarum.
e) Asfiksia dalam kandungan misalnya: solusio plasenta, plasenta previa, anoksi maternal, atau tali pusat yang abnormal

2) NATAL (Saat Kelahiran):
a) Anoksialhipoksia.
b) Perdarahan intra kranial.
c) Trauma lahir.
d) Prematuritas.

3) POSTNATAL (Setelah Kelahiran)
a) Trauma kapitis.
b) Infeksi misalnya : meningitis bakterial, abses serebri, tromboplebitis, ensefalomielitis.
c) Kern icterus

Saya sendiri kurang setuju kalau dikatakan bahwa Cerebral Palsy juga disebabkan karena faktor keturunan karena belum ada penelitian atau data yg menjelaskan hal tersebut secara ilmiah. Karena cerebral Palsy bukanlah suatu penyakit tapi suatu kondisi atau gejala sisa yg ditimbulkan adanya kerusakan pada susunan syaraf pada otak.

IMG_20150827_073352

CP dapat dibedakan secara garis besar menjadi tiga tipe :
1. CP spastic – menyebabkan kesulitan dan kekakuan gerak
2. CP athetoid – mengacu pada gerakan yang dilakukan di luar kesadaran dan kontrol
3. CP ataxic – menyebabkan terganggunya saraf keseimbangan dan persepsi

Meskipun CP belum bisa disembuhkan tapi bisa dicegah dan dilakukan seragkaian terapi yang dapat mengurangi gangguan yang muncul. Selain itu CP juga bisa dideteksi dengan dilakukan pemantauan secara dini. Pada bayi yang dicurigai CP , dokter akan melihat adakah keterlambatan perkembangan sesuai tahapan perkembangan normal. Seperti bila pada umur 4 bulan bayi belum bisa meraih mainan atau bayi berusia 7 bulan belum juga bisa duduk maka segera tanyakan ke dokter.

Pencegahan CP
Sebelum hamil, persiapkan kesehatan ibu dengan baik-pola makan maupun masalah kesehatan karena dalam beberapa kasus ibu yang mengalami gangguan kesehatan batuk dan pilek saja bisa terindikasi memengaruhi kesehatan janin.
• Pastikan keamanan di rumah sehingga bayi terjaga.
• Jangan menggendong dan menimang bayi dengan ayunan berlebihan.
• Pastikan keamanan bayi saat berkendara.

Penangan pada anak CP.

Penanganan pada anak CP harus dilakukan sedini mungkin dengan cara yang tepat dan penuh kesabaran serta kedisiplinan . Pemeriksaan yang dilakukan dokter secara teliti dan menyeluruh dapat dijadikan sumber acuan untuk menentukan perawatan dan penanganan yg tepat. Memberikan beberapa obat atau vitamin untuk pertumbuhan otak yg optimal. Latihan latihan pun harus dikonsultasikan pada dokter dan terapis bertujuan mendapatkan stimulan bagi pertumbuhan dan perkembangan yang maksimal dan potensial. Serangkaian terapi fisik akan diberikan untuk membenahi gangguan motorik yang ditimbulkan. Tambahan pengobatan dan tindakan pembedahan mungkin akan diperlukan dalam memperbaiki dislokasi tulang panggul dan tulang belakang. Suntik botox untuk mengurangi kekakuan pun dapat dilakukan tapi harus disertai latihan terapi yang disiplin dan kontinyu.

    Facebook Comments
    Share Button

    2 thoughts on “Rumah Cerebral Palsy On Air”

    1. Saya mempunyai anak 17 bulan terkena CP, baru mengetahuinya mulai umur 6 bulan. Tindakan yang dilakukan sampai dengan sekarang ini masih hanya terapi fisik plus vitamin otak. sehubungan dengan pengetahuan saya sebagai ortu dari anak CP, juga sehubungan nanti Hari World CP, 7 Oktober, maka itu saya memohon apakah bisa dapat ditayangkan ulang/kembali (Kisah Ibu dan Buah Hati) yang ditayangkan 27 agustus lalu di Jak on TV. trimakasih.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *