Tips Memilih Sekolah Untuk Anak Cerebral Palsy

Tips Memilih Sekolah Untuk Anak Cerebral Palsy

10653363_10203949567557106_7927248877308040186_n

Memiliki anak berkebutuhan khusus (ABK) memang harus terbiasa menghadapi banyak hal “khusus” lainnya termasuk memilih sekolah. Bagi penyandang Cerebral Palsy juga akan menghadapi masalah yang dihadapi ABK pada umumnya. Sebelum memutuskan untuk mengirimkan anak cerebral palsy mengikuti pendidikan di suatu sekolah maka hal pertama yang harus dilakukan orang tua adalah menilai kemampuan ACP. Lihatlah kemampuan perilaku, verbal dan kognitif dari ACP apakah memungkinkan untuk dimasukkan ke sebuah sekolah. Berkonsultasilah dengan terapis atau dokter yang selama ini menangani tumbuh kembang ACP kita. Dari hasil konsutasi akan terlihat sejauh mana kemampuan anak untuk bersekolah. Hal apa saja yang menjadi kekurangan anak dan harus mendapat perhatian lebih, juga kelebihan anak yang bisa dimaksimalkan. Setelah diputuskan bahwa seorang ACP bisa mengikuti kegiatan sekolah maka tugas orang tua selanjutnya adalah memilih sekolah yang tepat untuk ACP. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk memilih sekolah untuk anak cerebral palsy.

  • Bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengalaman serupa. Pengalaman memang selalu menjadi guru terbaik bagi siapapun. Cobalah lakukan juga sedikit perbandingan kondisi anak untuk mempersiapkan rencana terbaik bagi ACP.
  • Lakukan observasi terhadap rencana kegiatan sekolah bagi seorang ACP. Kurikulum seperti apa yang hendak dijalankan sekolah. Apakah sumber daya yang menjalankannya berkompeten dalam bidangnya.
  • Sekolah inklusi biasanya menyediakan guru bantu (pseudo teacher) untuk membantu menjembatani hambatan yang dihadapi ACP dalam kegiatan belajar.
  • Perlu diketahui juga apakah pihak pengelola sekolah mempunyai wawasan yang cukup tentang Cerebral Palsy. Tentunya kita tak bisa mengharapkan seorang pengajar bisa memberikan pelajaran terbaik bagi ACP jika dia sendiri tidak tahu apapun tentang Cerebral Palsy

Banyak anak cerebral palsy yang memiliki kemampuan kognitif baik namun tertutupi oleh keterbatasan fisiknya. Memasukkan mereka ke sekolah yang tepat akan memberikan dampak yang baik bagi perkembangan mereka. Namun demikian memasukkan seorang ACP ke sebuah sekolah bisa jadi adalah hal yang tidak dianjurkan jika kondisinya memang tidak memungkinkan. Bagaimanapun orang tua adalah pihak yang paling mengetahui sejauh mana kekurangan dan kelebihan seorang ACP. Bagi ACP yang tidak bersekolah tak perlu berkecil hati karena hal terpenting yang harus dilakukan adalah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada ACP untuk mengembangkan segenap kemampuan yang dimilikinya.

Facebook Comments
Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *